JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWA.ID - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan pelatihan bersama dunia usaha dan industri untuk mewujudkan kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja atau link and match.
"Saya berharap para mitra usaha dan industri secara bersama-sama memikirkan bagaimana menyiapkan SDM terampil melalui pendidikan vokasi," kata Menaker, Ida Fauziyah dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin 16 September 2024. Berbicara dalam peresmian SMK Asy-Syarif Mitra Industri di Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (15/9), Menaker menyebut tidak hanya pasar kerja dalam negeri, penyiapan tenaga kerja untuk ke luar negeri itu cukup besar, sehingga Kemnaker akan fokus ada lembaga pelatihan kerja dalam menyiapkan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk bekerja di berbagai negara. "Saya kira kalau semua lembaga pendidikan dan pelatihan tidak hanya berkonsentrasi pada pemenuhan pasar kerja dalam negeri, tapi juga luar negeri, saya yakin tingkat pengangguran terbuka bisa kita turunkan," ujar Ida. BACA JUGA:Jabar Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkarakter untuk Indonesia Emas 2045 BACA JUGA:KCD Pendidikan Wilayah V Jabar Periksa Oknum Guru Matematika SMAN 2 Cianjur Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan pembangunan itu merupakan wujud dari kemitraan untuk membangun link and match antara lembaga pendidikan dan pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Tanpa adanya kemitraan antara lembaga pendidikan dengan dunia usaha dan industri, katanya, cita-cita untuk mempercepat kemajuan menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan berjalan dengan baik. Menko Muhadjir menyampaikan Indonesia saat ini tengah dihadapkan oleh bonus demografi, dimana dalam menghadapi bonus demografi tersebut, revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi sangatlah penting untuk menjadi perhatian bersama. "Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, implementasi dari regulasi ini mengoptimalkan potensi bonus demografi untuk menciptakan SDM Indonesia yang unggul," ujarnya. BACA JUGA:Kabupaten Cianjur Kekurangan Ruang Kelas SD, Disdikpora: Jumlahnya Capai 1.100 Lokal BACA JUGA:Journalist Goes to School di Cianjur Selatan Sukses Digelar Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir mengapresiasi prakarsa dari Menaker Ida Fauziyah yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk memajukan pendidikan dan pelatihan vokasi yang ada di Mojokerto.Menaker: Penting Sinergi Lembaga Pendidikan Vokasi dan Industri
Senin 16-09-2024,13:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Kategori :
Terkait
Minggu 19-01-2025,18:00 WIB
Peran Kadin Diharapkan Lebih Besar Bersinergi Dengan Pemerintah
Rabu 01-01-2025,19:48 WIB
Kadin: PPN 12 Untuk Barang Mewah Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis 05-12-2024,09:30 WIB
Kemendikdasmen: Pendidikan Vokasi Harus Dekat dengan Potensi Daerah
Rabu 25-09-2024,19:00 WIB
Cak Imin Akan Fokus Mengurus PKB Usai Tidak Jadi Anggota DPR 2024-2029
Senin 16-09-2024,13:30 WIB
Menaker: Penting Sinergi Lembaga Pendidikan Vokasi dan Industri
Terpopuler
Kamis 30-01-2025,16:28 WIB
Pohon Tumbang Timpa Kelas SDN Sukasari Campaka, Enam Siswa Terluka
Kamis 30-01-2025,16:30 WIB
Kemendikdasmen Libatkan Sekolah Swasta Dalam SPMB
Kamis 30-01-2025,20:00 WIB
Estimasi Kuota Haji Kabupaten Cianjur Capai 1.306 CJH
Kamis 30-01-2025,19:34 WIB
Material Longsor Timpa Angkutan Umum di Jalan Raya Puncak
Kamis 30-01-2025,16:12 WIB
Pemerintah Resmi Ganti Sistem PPDB Menjadi SPMB
Terkini
Kamis 30-01-2025,21:00 WIB
Pasar Ciranjang Cianjur Miliki Mesin Pencacah Sampah Organik Berkapasitas 1,5 Ton
Kamis 30-01-2025,20:30 WIB
Warga Desa Waringinsari Minta Pemkab Cianjur Bantu Perbaiki Saluran Air
Kamis 30-01-2025,20:00 WIB
Estimasi Kuota Haji Kabupaten Cianjur Capai 1.306 CJH
Kamis 30-01-2025,19:34 WIB
Material Longsor Timpa Angkutan Umum di Jalan Raya Puncak
Kamis 30-01-2025,16:30 WIB