JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengingatkan seluruh pihak sekolah di tanah air agar tidak menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan dalam penegakan kedisiplinan.
"Ke depan kami mohonlah supaya sekolah ya, baik negeri maupun swasta, tidak menggunakan cara-cara yang berkaitan dengan disiplin, baik disiplin akademik maupun disiplin administrasi, yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan," ujar Mu'ti saat ditemui usai mengikuti rapat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Senin 13 Januari 2025. Dia lalu menyampaikan bahwa nilai pendidikan menunjukkan bahwa pendidikan itu harus dilakukan dengan tindakan-tindakan yang mulia, baik kepada murid, guru, maupun ilmu. "Pendidikan ini harus menjadi proses yang memuliakan, memuliakan murid, memuliakan guru dan memuliakan ilmu," katanya. BACA JUGA:Sekolah Diminta Edukasi Anak Bahaya Kekerasan Seksual Cegah Korban BACA JUGA:Kemenag Sudah Berikan Beasiswa BIB Bagi 4.031 Mahasiswa S1 Hal tersebut disampaikan Mu'ti untuk menanggapi video rekaman yang viral di media sosial mengenai anak yang dihukum duduk di lantai lantaran belum membayar SPP di Medan, Sumatera Utara. Menurutnya, cara seperti itu tidak mencerminkan nilai pendidikan yang seharusnya memuliakan murid. Sebelumnya, diketahui bahwa M (10), siswa kelas 4 di SD swasta di Kota Medan, harus menjalani hukuman dengan duduk di lantai selama dua hari pada 6–7 Januari 2025 saat kegiatan belajar mengajar. M duduk di lantai mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. M dihukum oleh wali kelasnya, guru berinisial H, karena menunggak SPP selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2024. Menurut Mu'ti, berdasarkan informasi yang dia peroleh dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Utara, permasalahan tersebut telah diselesaikan oleh para pihak terkait. BACA JUGA:Kemendikdasmen Mulai Salurkan Dana BOSP 2025 BACA JUGA:Mendikdasmen Sebut Belum Ada Evaluasi Soal Kurikulum "Masalahnya sudah dianggap selesai dan sudah ada jalan keluar yang bisa diterima oleh kedua pihak," kata dia. Mu'ti mengatakan masalah itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara guru di kelas dan kebijakan yayasan. "Anaknya itu sudah tidak ada masalah dengan gurunya itu, bahkan guru itu sebenarnya guru idolanya anak itu," ucapnya.Mendikdasmen: Pendisiplinan Jangan Menentang Nilai Pendidikan
Senin 13-01-2025,16:28 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #sekolah
#pendidikan
#nilai pendidikan
#murid
#kegiatan belajar mengajar
#guru
#dihukum
#anak
Kategori :
Terkait
Rabu 08-07-2026,17:30 WIB
Mendikdasmen: Partisipasi Semesta Jadi Kunci Percepatan Pendidikan Bermutu
Senin 06-07-2026,12:00 WIB
Wamen Nezar Beberkan Tantangan PP TUNAS, Tiga dari Lima Anak Palsukan Usia di Media Sosial
Sabtu 04-07-2026,07:00 WIB
Kemenag Ubah Matsama Menjadi Matamuda, Perkuat Program Madrasah Ramah Anak
Jumat 03-07-2026,21:30 WIB
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Pendaftaran Berlangsung hingga 25 Juli
Kamis 02-07-2026,20:00 WIB
Komdigi Mulai Verifikasi 14 Layanan Digital Apple untuk Pastikan Kepatuhan terhadap PP TUNAS
Terpopuler
Rabu 08-07-2026,18:00 WIB
Hingga Juli 2026, Perkara Perceraian di Cianjur Capai 2.455 Kasus
Rabu 08-07-2026,13:00 WIB
Kemkomdigi Targetkan Internet 100 Mbps dalam Dua Tahun
Rabu 08-07-2026,11:30 WIB
Kemenkes Kejar Eliminasi TB 2030, Lacak 100 Persen Kontak Erat Pasien
Rabu 08-07-2026,20:00 WIB
Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Waduk Jangari Cianjur Turun 25 Persen
Rabu 08-07-2026,13:30 WIB
Museum KAA Tarik 35.000 Pengunjung, Wisata Edukasi Kian Diminati
Terkini
Rabu 08-07-2026,20:30 WIB
Puan Dorong Kemitraan Indonesia-India Beri Manfaat Nyata bagi Kesejahteraan Rakyat
Rabu 08-07-2026,20:00 WIB
Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Waduk Jangari Cianjur Turun 25 Persen
Rabu 08-07-2026,19:30 WIB
Cianjur Lepas Kontingen O2SN SMP untuk Berlaga di Tingkat Provinsi
Rabu 08-07-2026,19:00 WIB
Musim Pancaroba, Dinkes Cianjur Catat Lonjakan Keluhan ISPA
Rabu 08-07-2026,18:32 WIB