Banner Disway Award 2025

Dinkes Cianjur Pastikan Kesiapan Sarpras dan SDM Rumah Sakit untuk UHC Prioritas

Dinkes Cianjur Pastikan Kesiapan Sarpras dan SDM Rumah Sakit untuk UHC Prioritas

Ilustrasi alat kesehatan.(pixabay)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur memastikan kesiapan sarana prasarana (sarpras) dan sumber daya manusia (SDM) rumah sakit untuk capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas atau Non Cut Off. 

Hal ini diutarakan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Hendra Hendrawan. 

"Sarpras dan SDM rumah sakit sudah siap untuk capaian UHC prioritas, karena telah terakreditasinya rumah sakit dan telah dilakukan kredensialing (proses evaluasi dan verifikasi) oleh BPJS Kesehatan," katanya kepada Cianjur Ekspres dalam keterangan tertulisnya, Jumat 29 Agustus 2025. 

BACA JUGA:Ambil MPP 1 September 2025, Apakah Terjun ke Politik? Ini Jawaban Cecep S Alamsyah

BACA JUGA:Soal UHC, Fraksi PKS DPRD Cianjur Pertanyakan Kesiapan Sarana hingga SDM

BACA JUGA:PLN UP3 Cianjur Bersinergi dengan Koperasi Merah Putih Dalam Rangka Hari Pelanggan Nasional

Hendra pun mengungkapkan, bahwa per 1 Juli 2025 capaian UHC di Kabupaten Cianjur 103,94 persen atau 2.742.833 jiwa dari jumlah penduduk 2.638.825 jiwa berdasarkan data penduduk semester 2 tahun 2024 karena data penduduk semester 1 tahun 2025 belum rilis. 

"Keaktifan peserta 73,51 persen atau 1,9 juta, dan yang tidak aktif 0,8 juta," katanya. 

Diungkapkan Hendra, anggaran murni APBD 2025 untuk BPJS Kesehatan yang dialokasikan Rp175.827.906.300, dan di anggaran parsial menjadi Rp258.520.096.800.

"Dan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Perubahan (APBD) terjadi penambahan anggaran untuk kekurangan UHC sebesar Rp9.892.562.400 menjadi Rp268.412.659.200," jelasnya. 

"Penambahan anggaran tersebut juga termasuk untuk mengakomodir kebutuhan penambahan peserta PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) yang dinonaktifkan untuk selanjutnya menjadi tanggungan pemerintah daerah," sambung Hendra. 

Diberitakan sebelumnya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kabupaten Cianjur mempertanyakan kesiapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas atau Non Cut Off yang ditargetkan pemerintah daerah dapat terwujud di akhir tahun 2025. 

"Tentu ada standar yang harus dipenuhi baik rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya agar bisa terlaksana kerja sama dengan BPJS (Kesehatan,red) ini," ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Cianjur, Wahyudin kepada Cianjur Ekspres, Kamis 28 Agustus 2025.  

Ditegaskannya, ketika UHC tersebut diberlakukan jangan sampai masyarakat terkendala dalam hal pelayanan kesehatannya.  

Sumber: